Setelah Heboh Awan berbentuk Kepala Petruk yang diartikan oleh Ponimin dan paranormal (termasuk Permadi ) sebagai tanda bahaya peringatan dari Mbah Petruk,...kini muncul gambar Awan Kiyai Semar. Nah Semar ini menurut pengarang cerita wayang Lebih sakti dari Petruk dan paranormal tentu lebih senang lagi mendapat bahan ramalan dengan munculnya Awan Semar. Apa sebenarnya Petruk dan Semar ini?
Tentu saja foto ini diedit sedemikian rupa sehingga awannya mirip Kiyai Semar. Coba bandingkan dengan foto awan petruk,...Backgroundnya sama tapi awannya diubah.
Bentuk awan memang bisa saja dilihat sebagai bentuk sesuatu, bahkan Sultan menanggapi rumor awan Petruk dengan sedikit mencibir,"Lha kalau misalnya saya bilang itu awan Pinokio kan bisa juga toh? hidung pinokio kan juga panjang?" Tetapi keberadaan Mbah Petruk maupun Kiyai Semar adalah kebohongan besar, yang harus diungkap agar masyarakat tidak keliru.
Sebenarnya sudah sejak semalam mendengar kabar kabar bahwa Merapi, Gunung berapi aktif termuda yang berada di wilayah Propinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta ini meletus. Namun saya kurang begitu mengikuti beritanya, lagi pula sms dari teman-teman yang dijogja pun mengatakan keadaan aman terkendali. Baru tadi pagi, tiba-tiba dibangunin istri dengan perkataan "mas merapi meletus lagi, gempa bumi, dan di mentawai juga ada tsunami setinggi 7 meter, ayo mas niy lagi nonton beritanya". Spontan aku kaget, jadi teringat akan gempa jogja tahun 2006 silam.
Setelah nonton berita di TV One, ternyata lumayan juga korban jiwa dari kedua daerah bencana tersebut. Bahkan ada kabar juga bahwa mbah maridjan berpulang. Innalilahi waina ilaihi rajiun. Tak henti-hentinya negara kita di timpa musibah. Tanya kenapa??
Kemudian aku telfon keluarga tercintaku di Kutoarjo, yaitu mama dan kedua adik perempuanku. Alhamdulillah mereka semua masih dalam lindungan Allah. Kutoarjo cuma kena hujan abu, begitu kabarnya.
Marilah kawan, kita bersama-sama mendoakan agar semua korban jiwa dalam bencana ini mendapatkan tempat yang layak disisiNya, dan semua keluarga yang ditinggalkan bisa tabah menerima ujian ini.
Amin Ya Rabbal Alamin.
Sedikit tentang Halo Matahari yang lagi hangat-hangatnya di bicarakan di rumah. Halo matahari itu hanyalah sebuah peristiwa Alam biasa, bukan suatu pertanda akan terjadi gempa seperti yang dikhawatirkan saudara-saudara kita di Padang yang tempo hari melihat langsung peristiwa ini. Halo matahari itu sebenarnya hanyalah suatu peristiwa alam biasa dimana ada uap air yang naik tinggi sekali sampai di atmosfir. Nah, partikel uap air ini memiliki kemampuan untuk membelokan atau membiaskan cahaya matahari, sama hal nya pada peristiwa pembentukan pelangi. Hanya saja tempatnya lebih jauh tinggi sehingga pelanginya tampak mengelilingi matahari. Nah begitulah kira-kira, dan ini ada sedikit gambar dari halo matahari.




